Instalasi AC Central Lebih Efisien Dan Efektif Untuk Gedung

Mesin pengondisi udara atau air conditioner (AC) sudah menjadi perangkat wajib di rumah-rumah kalangan menengah dan menengah atas di perkotaan, karena suhu kota yang kian menyengat. Awalnya untuk rumah tinggal kita mengenal istilah AC window yang pemasangannya dengan membobok tembok untuk menangkringkan mesin AC. AC tipe ini relatif berisik karena kompresor atau refrigerant (gas) dan penghembus udara (air conditioner)-nya menyatu dalam satu unit. Oleh karena itu instalasi AC Sentral sangat bagus baik untuk perumahan maupun gedung.

AC Sentral
Kemudian (sampai sekarang) modelnya berganti dengan AC split (terpisah) yang memisahkan kompresornya di luar sebagai unit outdoor dengan penghembus udara atau wall mounted split-nya di dalam (unit indoor). Jadi, dinding bangunan hanya perlu dibobol sedikit sebagai jalur pipa dari unit outdoor ke unit indoor. Karena itu AC split bisa beroperasi dengan suara halus dan tampilannya bisa dibuat lebih stylish sesuai desain interior rumah.

Berbeda dengan bangunan komersial seperti gedung perkantoran yang menggunakan sistem AC sentral (satu kompresor dan refrigerant besar untuk menyejukkan semua ruang), di rumah tinggal atau ruko/ rukan orang lazim menggunakan AC split dengan sistem satu kompresor untuk satu wall mounted split di dalam. Jadi, kalau rumah menggunakan tiga AC, maka di dinding luar bangunan juga menempel tiga kompresor. Dampaknya bukan hanya banyak memakan ruang tapi juga kurang sedap dipandang.

Fungsional-estetika

Dari situlah muncul inovasi mengadopsi sistem AC pada bangunan komersial di rumah tinggal terutama yang besar dan mewah, dengan memperkenalkan AC multi split. Sesuai namanya AC jenis ini bekerja dengan satu refrigerant untuk beberapa unit indoor. Dengan hanya satu unit outdoor, tampilannya menjadi lebih bagus dan ringkas karena tidak memakan banyak ruang (space).

“Jadinya bukan hanya lebih praktis, penggunaan unit indoor-nya juga bisa dicombine dengan AC tipe kaset. Misalnya, di kamar tidur menggunakan AC split, di ruang keluarga memakai model kaset. Secara desain bisa lebih bermain,” kata Joko Trisharyanto, Marketing Staff PT Panasonic Gobel Indonesia, produsen AC Panasonic. Selain itu sistem AC tersebut juga cocok untuk rumah yang kian kompak.

“Ruang untuk peletakan outdoor makin terbatas, sementara kita perlu beberapa AC untuk beberapa ruang. Pilihan paling pas AC multi split. Jadi bagus baik secara estetika maupun fungsi, termasuk di apartemen yang kecil-kecil tipe AC ini cocok sekali,” jelas Tri Agus Wahyudi, Consulting Sales Manager PT Daikinaricon, distributor AC Daikin (Jepang).

AC multi split memiliki kapasitas atau PK (paard kracht-dari bahasa Belanda yang berarti daya dorong) lebih besar. Panasonic misalnya, hanya memiliki satu model berkapasitas 3 PK yang dapat digunakan untuk 2–3 unit indoor dengan luas ruang dilayani maksimal 25 m2. Bagusnya walaupun dayanya 3 PK, unit indoor-nya bisa bekerja maksimal hingga 2,5 PK/unit sehingga untuk tiga wall mounted split jatuhnya menjadi 7,5 PK.

“Ada tabel komposisinya untuk masingmasing unit indoor yang kapasitasnya 1 PK sehingga bisa menjadi maksimal 2,5 PK,” ujar Joko. Hanya kemampuan AC menyejukkan ruang turun menjadi 75 persen. Pasalnya, optimalisasi kapasitas itu dimungkinkan akibat penerapan teknologi inverter yang membuat putaran mesin AC bisa menyesuaikan diri dengan aktivitas dan temperatur ruangan.

Daya sesuai pemakaian

Panasonic mengistilahkan AC sentral untuk rumah tinggal ini multi split AC, sedangkan merek lain menyebutnya VRF (variable refrigerant flow) dengan kapasitas dan unit indoor lebih banyak lagi. “AC VRF Aux dayanya antara 3 – 64 PK. Yang 3 PK sama seperti single split (hanya satu unit outdoor), tapi yang 64 PK unit outdoor-nya besar karena sistemnya modular, gabungan beberapa unit refrigerant yang dijadikan satu,” kata Anung Sujatmiko, Supervisor Sales Project, PT Berkat Andijaya Elektrindo, distributor AC merek Aux (Cina).

AC split
Kalau jangkauan pipa AC singel split maksimal 25 meter, tipe besar itu bisa sampai 160 meter. Khusus ke atas bisa sampai 50 meter. “Dengan teknologi inverter yang mengatur kecepatan putaran sesuai penggunaan, daya listrik yang dipakai hanya dari unit indoor (AC) yang digunakan,” terangnya.

Sementara Daikin menyebut AC multi split–nya ini dengan istilah VRV (variable refrigerant volume). AC ini juga mengusung teknologi inverter sehingga setiap unit indoor bisa running individual tanpa mengganggu unit yang lain. “Istilahnya pakai satu bayarnya satu,” kata Tri. Ketika beberapa unit AC dipakai sekaligus, refrigerant-nya akan berputar lebih kencang lagi. Daikin tersedia sampai kapasitas maksimal 54 PK dengan jumlah maksimal unit indoor 64 unit.

Daya listrik AC tipe ini minimal 2.000-an Watt. Tapi, bila AC terpakai hanya sedikit, konsumsi dayanya bisa hanya 500-an Watt. Harga AC multi split (termasuk pemasangan) juga relatif lebih tinggi dibanding AC singel unit karena yang dijual compact size dan connectivity design-nya. Panasonic menjualnya seharga mulai dari Rp13 jutaan/ set, Aux mulai dari Rp12 jutaan, dan Daikin mulai dari Rp15 jutaan dengan garansi satu tahun.

Leave a Comment

(0 Comments)

Your email address will not be published. Required fields are marked *

x683 © 2017 - Created by : Konsultan SEO